Pemanfaatan Hasil Litbangyasa Bidang Pangan dan Energi

Pada Rabu, 23 Februari 2011, Kelompok Kerja Pemanfaatan Hasil Litbang untuk Pembangunan menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD). FGD  yang berlangsung di Gedung Widya Bhakti PUSPIPTEK – Serpong ini  dihadiri oleh Tim Pokja, Narasumber dan Peserta dari peneliti –pelaksana Speklok di bidang pangan (Biotek BPPT, Biotek LIPI, PPTP – BPPT, PATR – BATAN, PATIR – BATAN) dan  bidang energi (LAPAN, P2Metalurgi – LIPI, PPF – LIPI, P2 Bioteknologi LIPI, DJ.EBT-KE,LPPM – UNS,PTPSE – BPPT,B2TE – BPPT, EBTKE, PUSLIT TELIMEK – LIPI), Perwakilan BAPPENAS dan  BAPPEDA Wonogiri. Pokok Bahasan FGD meliputi persepsi peneliti saat mengembangkan teknologi (basis pengembangan ilmu atau basis kebutuhan masyarakat), permasalahan dalam proses pengembangan (kelembagaan, dukungan fasilitas, aspek diseminasi teknologi), dan permasalahan penerapan di masyarakat-daerah (keberterimaan teknologi, alur transfer teknologi, dan keberlanjutan).

Dari bahasan diskusi ini,  muncul beberapa masukan terkait dengan masalah-masalah yang dihadapi peneliti selama melakukan diseminasi teknologi di daerah-daerah. Hal ini diakui oleh beberapa peneliti bahwa teknologi yang akhirnya diterapkan di lokus tertentu masih ada yang terhenti pengembangannya ataupun tidak terpakai. Selain itu muncul beberapa masalah lain seperti dukungan pemda dan masyarakat setempat yang belum optimal baik dari sisi perencanaan dan alokasi anggaran serta sinkronisasi antara program pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Di samping mengindentifikasi permasalahan yang selama ini dihadapi dalam proses pemanfaatan hasil litbang, FGD juga berhasil mengembangkan suasana diskusi yang kondusif diantara peserta untuk merumuskan langkah konstruktif  pengembangan program dan kegiatan diseminasi teknologi ke depan.

Beberapa langkah penyempurnaan program-kegiatan diseminasi teknologi  yang dihasilkan dari forum diskusi ini antara lain pengembangan skema pelaksanaan yang menekankan adanya uraian capaian tiap tahapan serta peran masing-masing institusi pengembang, waktu pelaksanaan yang bersifat multiyears, pengaturan dan pengelolaan kepemilikan aset teknologi di daerah, pengembangan legal aspect diseminasi teknologi, dan mekanisme keberlanjutan (pendampingan dan akses informasi masyarakat). Kerangka pembelajaran dari pengalaman  pemanfaatan hasil litbang ini selanjutnya akan dikembangkan oleh Tim Pokja untuk  penyempurnaan program-kegiatan Kementerian Riset dan Teknologi. (AD-IM)

Share