Ide Kreatif, How To get it ??

Banyak orang beranggapan kreatif hanyalah milik ilmuwan yang berotak brilian atau milik para seniman. Pemikiran kreatif merupakan bakat yang diwariskan turun temurun. Anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Banyak penelitian membuktikan bahwa kreatif dapat dilatih dan diajarkan. Para ahli banyak mengusulkan metode berfikir kreatif, seperti: brainstorming, sinektik, analogi, main maping, lateral thinking, dan lain-lain. Di samping itu ada pula cara-cara yang lebih mudah dan praktis untuk merangsang lahirnya ide-ide kreatif. Dalam proses kreatif menulis, baik karya tulis ilmiah atau karya ilmiah populer, hal yang perlu diperhatikan adalah sumber dasar tulisan yaitu ide. Penggalian ide ini merupakan prasyarat eksistensi menulis karena merupakan “jantung” tulisan. Proses penggalian ide harus dilakukan dengan seksama dan berdasarkan atas; pemikiran dankonsentrasi, pengamatan, identifikasi, komparasi, serta estimasi. Seorang penulis senantiasa berusaha melakukan, melihat dan mendengar sesuatu yang bisa dijadikan sebagai sumber inspirasi.

Untuk membangkitkan ide kreatif, perlu meningkatkan kepekaan dan rasa ingin tahu yang mendalam serta siap mencoba dan perlu pengetahuan umum yang luas dengan banyak membaca tentang apa saja. Kreativitas akan berhasil, jika mampu menggunakan dan menyeimbangkan kemampuan sintetis, analisis dan praktikal.

Ide Kreatif Tips:

  1. berfikirlah kreatif dengan memanfaatkan lingkungan sebagai objek yang tidak pernah terfikir olehorang lain
  2. kumpukan ide ide kretif yang telah terpikir, catat keyword-keyword kreatif tadi di atas keras. (seperti kata pepatah “ikatlah ilmu dengan menulis”)
  3. Setelah terkumpul berbagai bentuk ide kreatif yang mungkin dari sini sudah membangkitkan semangat teman teman pembaca, berfikirlah rileks terlebih dahulu.
  4. setela rileks, mungkin dapat menjadikan kinerja otak bertambah kreatif.
  5. setelah kinerja otak kita mulai berimajenasi, mulailah mencari korelasi dari kumpulan ide ide kreatif yang telah kita pikirkan. dari korelasi yang telah dipikirkan ini, mungkin kita bisa menganalisa alur dari latar belakang, tujuan pembuatan karya tulis ilmiah, bahkan metodologi penelitian sampai mengimajenasikan adannya langkah penyelesaian dari karya tulis.
  6. setelah terbentuk suatu alur berjalanya karya tulis kita, maka bab terakhir adalah pemberian judul.
  7. untuk pemberian judul karya tulis ilmiah yang telah kita terawang ada baiknya kita lihat beberapa pertimbangan di bwah ini:
  • judul harus spesifik (kalo pas jaman saya sekolah, biasanya disebut judul yang mengkhusus ke tujuanya)
  • judul harus sesuai dengan ejaan yang disempurnakan (EYD)
  • judul boleh spesifik, tapi jangan bertele tele alias lambret…. panjang poool..

Teknologi

Inovasi teknologi terbaru yang diproduksi ini merupakan pola kreatifitas manusia yang memiliki nilai konsumtif tinggi, seperti: komputer, internet, handphone (mobile phones), fax, dll. Dalam peardaban musia yang madani ini, modernisasi yang identik dengan perkembangan Teknologi menjadi sesuatu yang sudah tidak bisa lagi dielak oleh manusia. Bahkan di era milenium seperti sekarang, teknologi menjadi suatu kebutuhan wajib terutama masyarakat maju dan berkembang yang sangat modern. Teknologi dan Media komunikasi ini sangat memungkinkan menjadi inspirasi dalam menulis karena mereka sangat dekat dengan dan dibutuhkan dalam upaya mempermudah aktivitas manusia. Misalnya; ”Rancang Bangun Automatic Rain Gauge Menggunakan Sensor Kapasif” (Medali emas)

Motivasi Kreatif

Sebelum melakukan penggalian ide, ada baiknya menanamkan keyakinan, yang merupakan pola aktualisasi-diri (self-actualization), cara yang bisa ditempuh dalam upaya memotivasi diri untuk kreatif diantaranya adalah;

  • Anggaplah dirimu sebagai pengumpul atau pengguna ide, karena dengan demikian kalian akan selalu merasa membutuhkan ide.
  • Tertariklah pada dunia, melihat dan memperhatikan berbagai fenomena alam dan sosial yang terjadi dalam wilayah lokal maupun global, termasuk kejadian di buku, TV, Radio dan Film akan memotivasi diri untuk berfikir, merunut, menganalisa serta menciptakan rekomendasi.
  • Catatlah observasi dan pertanyaanmu dalam buku kumpulan ide, sehingga ketika motivasi kreatif sedang tumbuh, ide-ide segar telah tersedia untuk dikembangkan. Hal ini sering bermanfaat sebagai stock ide, terutama ketika event-event penulisan sedang marak namun otak sedang malas berkreasi.
  • Biarkan ide itu masuk dulu sebelum memilih untuk menulisnya. Jangan terburu-buru mewujudkan ide dalam kreatifitas nyata, karena ketika sedang mood kreatif biasanya otak terlalu banyak memunculkan ide-ide bagus. Filter dan seleksi diperlukan kemudian untuk memilih ide mana yang paing berprospek diwujudkan karena ide yang seringkali muncul di benak kita akan jauh lebih bernilai untuk dikembangkan menjadi tulisan.

From : kreatif « Sebingkai Diorama tentang Hidup

Ide Kreatif Pada Karya Tulis Ilmiah | karya ilmiah remaja

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *